Kembali ke Blog
Digital Marketing8 min baca

Cara Menghitung ROI Campaign Social Media Marketing

3 Februari 2026
Tim BuzzTask

ROI (Return on Investment) adalah metrik paling penting untuk mengukur kesuksesan kampanye social media marketing Anda. Tanpa mengukur ROI, Anda tidak akan tahu apakah budget marketing yang dikeluarkan worth it atau justru burning money. Artikel ini akan mengajarkan cara menghitung ROI dengan tepat dan metrik apa saja yang perlu diperhatikan.

Apa Itu ROI?

ROI adalah persentase keuntungan yang Anda dapatkan dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. Formula dasarnya sangat sederhana:

ROI = [(Revenue - Cost) / Cost] × 100%

Revenue = Pendapatan dari campaign | Cost = Total biaya campaign

Contoh Perhitungan ROI

Studi Kasus: Sebuah online shop fashion menjalankan kampanye di BuzzTask dengan detail:

  • 💰 Total budget campaign: Rp 2.000.000
  • 👥 Mendapat 100 buzzer TikTok
  • 📊 Total views dari semua video: 500.000
  • 🔗 Klik ke website: 5.000
  • 🛒 Konversi pembelian: 250 orders
  • 💵 Average order value: Rp 150.000

Revenue dari campaign: 250 × Rp 150.000 = Rp 37.500.000

Cost of campaign: Rp 2.000.000

ROI = [(37.500.000 - 2.000.000) / 2.000.000] × 100% = 1,775%

ROI 1,775% artinya setiap Rp 1 yang diinvestasikan menghasilkan return Rp 17,75. Ini adalah ROI yang luar biasa!

Metrik Penting untuk Menghitung ROI

1. Reach dan Impressions

  • Reach: Jumlah unique users yang melihat konten
  • Impressions: Total berapa kali konten ditampilkan
  • CPM (Cost Per Mille): Biaya per 1000 impressions

Formula: CPM = (Total Cost / Total Impressions) × 1000

2. Engagement Rate

Mengukur seberapa interaktif audience dengan konten Anda.

Formula: Engagement Rate = [(Likes + Comments + Shares) / Reach] × 100%

3. Click-Through Rate (CTR)

Persentase orang yang klik link setelah melihat konten.

Formula: CTR = (Total Clicks / Total Impressions) × 100%

4. Conversion Rate

Persentase visitor yang melakukan pembelian atau action yang diinginkan.

Formula: Conversion Rate = (Total Conversions / Total Visitors) × 100%

5. Customer Acquisition Cost (CAC)

Berapa biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan 1 customer baru.

Formula: CAC = Total Marketing Cost / Number of New Customers

Tracking ROI untuk Campaign di BuzzTask

BuzzTask menyediakan dashboard analytics untuk memudahkan tracking campaign Anda:

Step 1: Set Up Tracking

  • Gunakan UTM parameters di semua link yang dibagikan buzzer
  • Setup Google Analytics atau Facebook Pixel
  • Buat unique promo code untuk setiap campaign
  • Track hashtag campaign di social listening tools

Step 2: Monitor Campaign Performance

Dashboard BuzzTask menampilkan:

  • Jumlah buzzer yang mengerjakan tugas
  • Total reach dan engagement dari semua buzzer
  • Submission status dan quality check
  • Estimated CPM dan CPC

Step 3: Calculate Final ROI

Setelah campaign selesai, hitung:

  1. Total cost = Budget campaign + biaya platform (10%)
  2. Total revenue = Sales yang berasal dari campaign
  3. Hitung ROI dengan formula di atas
  4. Bandingkan dengan KPI yang ditargetkan

Berapa ROI yang Bagus?

Benchmark ROI untuk social media marketing:

  • < 100%: Loss atau break-even. Perlu evaluasi strategi
  • 100-300%: Acceptable ROI untuk brand awareness campaign
  • 300-500%: Good ROI untuk conversion campaign
  • > 500%: Excellent ROI! Scale up campaign ini

Tips Meningkatkan ROI Campaign

1. Target Audience yang Tepat

Pilih buzzer dengan audience yang match dengan target market Anda. Di BuzzTask, Anda bisa filter buzzer berdasarkan kategori konten dan demografis follower.

2. Optimize Landing Page

High CTR tapi low conversion? Masalahnya bukan di campaign, tapi di landing page. Pastikan landing page mobile-friendly, load cepat, dan CTA jelas.

3. A/B Testing

Test berbagai angle content, CTA, dan target audience. Double down pada yang paling effective.

4. Retargeting

Orang yang sudah aware dengan brand Anda punya conversion rate lebih tinggi. Use pixel tracking untuk retarget mereka dengan paid ads.

Common Mistakes dalam Menghitung ROI

  • Tidak include semua cost: Jangan lupa hitung cost design, copywriting, dan man-hours
  • Short term thinking: Brand awareness campaign butuh waktu untuk show ROI
  • Mengabaikan customer lifetime value: 1 customer baru bisa repeat order berkali-kali
  • Membandingkan apel dengan jeruk: ROI brand awareness vs conversion campaign beda

Tools Recommended untuk Tracking ROI

  • Google Analytics: Free dan powerful untuk website tracking
  • Facebook Business Manager: Untuk tracking ads dan conversion
  • Bitly: Shorten link dan tracking clicks
  • Sprout Social: Social media analytics
  • BuzzTask Dashboard: Built-in campaign analytics

Kesimpulan

Menghitung ROI bukan sekadar matematika, tetapi seni untuk understanding apa yang works dan apa yang tidak. Dengan tracking yang proper dan optimization berkelanjutan, Anda bisa meningkatkan ROI campaign secara signifikan.

Start your campaign di BuzzTask dengan target ROI yang jelas, measure everything, dan scale what works!

Siap Mencapai ROI Maksimal?

Jalankan campaign dengan budget terjangkau dan hasil terukur di BuzzTask

Mulai Kampanye